
Sidoarjo — Bencana gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 27 Agustus 2026 lalu menyisakan duka mendalam bagi para korban. Merespons kondisi tersebut, keluarga besar SDN Balongdowo bergerak cepat menunjukkan rasa empati dan kepedulian sosial melalui aksi penggalangan donasi bersama pada [Isi Hari, misal: Senin, 31 Agustus 2026].
Aksi kemanusiaan ini melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari bapak/ibu guru, tenaga kependidikan, hingga seluruh siswa-siswi SDN Balongdowo. Kegiatan diawali dengan pengarahan singkat saat apel pagi mengenai pentingnya saling membantu sesama warga negara yang sedang tertimpa musibah.
Menanamkan Karakter Peduli Sejak Dini
Para siswa tampak antusias menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk dimasukkan ke dalam kotak donasi yang telah disediakan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengumpulkan bantuan materiil, tetapi juga menjadi sarana edukasi karakter bagi para murid agar memiliki rasa empati, kepedulian, dan solidaritas sosial sejak usia dini.
“Kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa duka saudara kita di NTT adalah duka kita bersama. Bantuan yang diberikan mungkin tidak seberapa, namun niat tulus dan semangat berbagi inilah yang ingin kami pupuk pada diri setiap siswa,” ujar [Nama Kepala Sekolah], Kepala SDN Balongdowo.
Penyaluran Bantuan
Seluruh dana bantuan yang terkumpul dari para guru, staf, dan siswa akan direkapitulasi secara transparan dan disalurkan melalui lembaga penyalur bantuan kemanusiaan resmi terpercaya agar dapat segera dimanfaatkan oleh para korban terdampak gempa di NTT.
Melalui aksi nyata ini, SDN Balongdowo berharap bantuan yang terkumpul dapat sedikit meringankan beban para korban bencana di NTT, serta menginspirasi masyarakat luas untuk terus menebarkan kebaikan dan saling bergandengan tangan di masa sulit.





