Melestarikan Budaya Lewat Gemulainya Gerak: Intip Eksotisnya Ekstra Tari di SDN Balongdowo

SIDOARJO – Alunan musik gamelan sayup-sayup terdengar memecah keheningan sore di koridor SDN Balongdowo, Kecamatan Candi. Di salah satu sudut ruang kelas yang disulap menjadi sanggar sederhana, tampak belasan siswi bergerak lincah mengikuti irama. Itulah suasana rutin latihan Ekstrakurikuler Tari, salah satu kegiatan seni paling diminati di sekolah ini.

Bagi SDN Balongdowo, menari bukan sekadar hobi. Ini adalah upaya nyata sekolah dalam menanamkan rasa cinta tanah air dan melestarikan warisan leluhur kepada generasi Z sejak dini.

Dari Tari Tradisional Hingga Kreasi Baru

Kurikulum ekstra tari di SDN Balongdowo dirancang untuk memperkenalkan kekayaan budaya nusantara, khususnya Jawa Timur. Beberapa materi yang menjadi fokus latihan antara lain:

  • Tari Remo: Sebagai tarian khas Jombang-Sidoarjo, Tari Remo menjadi menu wajib untuk melatih ketegasan gerak kaki dan karakter yang kuat.

  • Tari Tradisional Anak: Seperti Tari Jaranan atau Tari Kupu-Kupu yang gerakannya lebih ceria dan sesuai dengan usia anak sekolah dasar.

  • Tari Kreasi Baru: Guru pembimbing sering kali menciptakan koreografi baru yang menggabungkan gerak tradisional dengan elemen modern agar siswa tetap merasa relevan dan antusias.

Mengasah Disiplin dan Olah Tubuh

Menari bukan hanya soal estetika, tetapi juga fisik. Siswa SDN Balongdowo diajarkan pentingnya wiraga (gerak tubuh), wirama (kesesuaian dengan irama), dan wirasa (penghayatan karakter).

“Menari melatih kesabaran dan kedisiplinan. Siswa harus menghafal setiap transisi gerak dan menyelaraskannya dengan teman sejawat. Ini adalah latihan kerja sama tim yang luar biasa,” ujar salah satu pelatih tari di sekolah tersebut.

Panggung Apresiasi: Dari Halaman Sekolah Hingga Lomba

Hasil kerja keras siswa dalam berlatih tidak hanya disimpan di ruang latihan. SDN Balongdowo memberikan ruang apresiasi yang luas bagi para penarinya:

  • Acara Sekolah: Penampilan rutin di acara perpisahan kelas 6, kenaikan kelas, hingga peringatan hari besar nasional.

  • Penyambutan Tamu: Tim tari sering didapuk sebagai tim penjemput saat ada kunjungan resmi ke sekolah.

  • Kompetisi FLS2N: Menjadi ajang tahunan bagi delegasi tari SDN Balongdowo untuk berkompetisi di tingkat Kecamatan Candi, membawa nama baik sekolah lewat prestasi seni.

Memanfaatkan Fasilitas Sekolah

Latihan biasanya dilakukan di halaman sekolah yang luas saat cuaca mendukung, atau di dalam ruang kelas yang cukup lapang dengan cermin besar darurat untuk membantu siswa mengoreksi gerakannya sendiri. Suasana yang asri di sekitar sekolah turut memberikan ketenangan bagi siswa untuk menghayati setiap gerakan tari.


Penutup Ekstrakurikuler tari di SDN Balongdowo adalah bukti bahwa di tengah gempuran budaya luar, identitas lokal tetap terjaga kuat di hati siswa-siswinya. Lewat setiap lentikan jari dan hentakan kaki, siswa SDN Balongdowo sedang merajut masa depan dengan tetap berpijak pada akar budaya bangsa.