
SIDOARJO (23/05/2026) – Kabar membanggakan dan sarat akan pelestarian budaya kembali diukir oleh siswa SDN Balongdowo. Dalam gelaran Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Candi yang diselenggarakan pada Sabtu, 23 Mei 2026, delegasi seni SDN Balongdowo sukses meraih Juara 3 dalam Lomba Nembang (Macapat).
Prestasi ini menjadi angin segar sekaligus bukti nyata bahwa di tengah gempuran modernisasi dan teknologi, tunas-tunas muda dari SDN Balongdowo tetap memiliki kecintaan yang mendalam terhadap warisan seni suara tradisional Jawa.
Harmonisasi Estetika dan Cengkok yang Memukau
Lomba Nembang (khususnya tembang Macapat) dalam ajang FTBI dikenal memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Peserta tidak hanya dituntut untuk menghafal bait-bait tembang, tetapi juga harus menguasai teknik vokal tradisional, ketepatan nada (titi laras), penjiwaan karakter tembang, serta kelihaian dalam meliukkan suara khas Jawa (cengkok).
Tampil anggun dan tenang dengan mengenakan busana adat khas Jawa, perwakilan dari SDN Balongdowo sukses membawakan tembang wajib dan pilihan di hadapan dewan juri dengan sangat khidmat. Alunan suaranya yang merdu dan penuh penghayatan berhasil mencuri perhatian juri serta para penonton, hingga akhirnya dinobatkan sebagai Juara 3 tingkat Kecamatan Candi.
Buah Ketekunan dan Bimbingan Intensif
Pencapaian luar biasa ini tidak diraih secara instan. Di balik suara indah yang menggema di panggung festival, ada proses latihan yang tekun dan disiplin. Didampingi oleh guru pembina kesenian dan bahasa daerah SDN Balongdowo, siswa terpilih dilatih untuk memahami makna mendalam (piwulang luhur) di balik setiap lirik tembang yang dibawakan.
“Nembang Macapat bukan sekadar bernyanyi, melainkan menyampaikan nasihat kehidupan. Kami sangat bangga karena anak didik kami mampu menyerap ilmu bimbingan dengan sangat cepat dan tampil tanpa beban di atas panggung,” ujar salah satu guru pendamping dengan mata berkaca-kaca karena bangga.
Apresiasi Sekolah untuk Sang Pelestari Budaya
Kepala SDN Balongdowo memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang membanggakan ini. Pihak sekolah berharap kemenangan di cabang Lomba Nembang ini dapat menginspirasi siswa-siswi lainnya agar tidak malu mempelajari kesenian tradisional Jawa.
“Selamat atas raihan Juara 3 Lomba Nembang di ajang FTBI 2026! Ini adalah prestasi yang luar biasa indah karena membawa misi penyelamatan bahasa dan sastra ibu. Terima kasih telah mengharumkan nama SDN Balongdowo dengan cara yang sangat luhur,” ungkap Kepala Sekolah.
Dengan raihan prestasi ini, SDN Balongdowo semakin mantap melangkah sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademis dan teknologi, tetapi juga kukuh dalam merawat akar budaya bangsa.
Matur nuwun atas perjuangan luar biasa seluruh tim delegasi! Teruslah berkarya dan lestarikan budaya Nusantara! (Admin/Red)






